Jauh sebelum kedatangan orang Eropa, Kepulauan Banda, Maluku, telah menjadi magnet yang menarik kedatangan banyak bangsa dari kawasan yang membentang antara negeri China di utara hingga jazirah Arab di barat. Seolah tersihir wangi pala (Myristica fragrans), pedagang asing itu rela menempuh ribuan kilometer perjalanan berbahaya mengarungi ganasnya lautan yang mengepung kepulauan tersebut.

Anda harus memiliki akun dan berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas untuk melanjutkan membaca. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses ke semua berita bebas akses selama 7 hari!